Tentang Waktu…
Setiapkali bangun pag
i saya tidak sadar dianugerahi sebuah hadiah istimewa. Ada 86.400 detik menanti di hadapan saya; hadiah yang bisa saya pakai untuk apa saja semau saya. Hadiah ini menciut dan akhirnya sirna begitu saja dengan berakhirnya malam. Saya gugup tidak tahu harus berbuat apa…
Apa arti 1/100 detik? Tanyakan kepada pemegang medali perak Olympiade. Sedetik? Tanyakan mereka yang baru saja terhindar dari kecelakaan. Semenit? Gampang, pergilah ke stasiun kereta. Sejam, kita sudah merasakannya saat menunggu sang kekasih. Seminggu, koran mingguan bukan mingguan lagi namanya. Setahun, sungguh sedih dan menyakitkan kalau nama kita tidak termasuk dalam daftar yang naik kelas.
Adil, kita semua diberi hadiah sama besar sama banyak tanpa kecuali. Tetapi mengapa hasil bisa berbeda? Ada yang jadi pintar, ada yang jadi kaya, ada yang jadi bukan apa-apa. Setiap detik ternyata begitu berarti, setiap detik ternyata begitu bernilai. Saya sadar lalai. Saya merugi. Saya tidak bisa meminjam besok untuk dipakai sekarang. Saya tidak bisa menarik kemarin kembali untuk diulang kembali. Hari ini adalah hari ini, yang segera akan jadi kemarin. Saya menyesal tidak memanfaatkannya.
Saya tersentak kaget dan segera bergerak menghampiri komputer saya, membuka internet mempelajari blog, kutak-katik, hasilnya, inilah dia. Hadiah 86.400 detik berikutnya (dan seterusnya) adalah modal yang harus bisa saya pakai menghasilkan manfaat sebesar-besarnya bagi diri saya… juga orang lain, dan yang lain, pokoknya semua orang.
rio
Artikel terkait: ‘Milestones’, Kategori Blog Baru.
diperbaharui dan disempurnakan 13 nov.2010.
Sederet Translator
Lacak Balik