Blog 101.01: Gambar Animasi Sederhana (4)
Selamat datang di “Kelas-1”!
Di “Kelas-0”, mister stickman sudah kita kutak-katik. Sudah coba? Urutan adegan yang diperlukan sudah terbayang agar kalau dianimasi, stickman tampak hidup. Berlatih, berlatih, berlatih (sambil baca dan tanya sana-sini, tentunya). Stickman disimpan dalam “lemari” (pustaka) Pivot, dan hanya satu-satunya. Untuk membuat sebuah animasi utuh, stickman saja tidak mencukupi dan perlu dilengkapi dengan obyek dan stickman lainnya.
Stick Figure Builder
Pustaka Pivot tidak menyediakan fasilitas simpan setiap stick figure baru yang sudah kita ubah di editor. Lalu, bagaimana memasukkan stick figure baru ke pustaka? Pivot menyediakan sebuah editor khusus untuk itu, Stick Figure Builder. Editor dapat dijalankan dengan 2 cara seperti ini,
Membuat Stick Figure Melalui [Edit]
- Membuat Stick Figure. Jalankan Pivot dan klik [Edit]. Sebuah editor baru, Stick Figure Builder, terbuka dengan stickman sudah berada di dalamnya. Stickman diubah hingga diperoleh adegan sesuai dengan yang kita inginkan. Selesai? Stick figure sekarang bisa dibawa kembali dan dipakai langsung di Pivot. Klik [File] [Add To Animation], dan beri nama. Pustaka Pivot kini sudah bertambah anggotanya sekarang. Horee…
- Stick Figure di Pivot berlaku lokal. Artinya, pemakaiannya stick figure hanya berlaku di berkas Pivot bersangkutan karena ikut tersimpan di berkas animasi Pivot (.piv). Kalau belum puas dan ingin menyunting ulang, jalankan berkas animasi, pilih stick figure yang hendak disunting dari pustaka dan klik [Add Figure]. Sekarang stick ada di editor. Klik [Edit]. Gambar stick ada di Stick Figur Builder. Silakan sunting.
Membuat Stick Figure Melalui [File] [Create Figure Type]
- Stick Figure sebagai berkas tersendiri (.stk). Selain masuk ke pustaka Pivot, gambar stick yang berada di Stick Figur Builder dapat juga disimpan sebagai berkas terpisah. Berkas ini nanti dapat dipanggil dari Pivot melalui menu [Load Figure Type]. Membuat pustaka stick figure (.stk) dianjurkan.
- Membuat Stick Figure dari awal. Dari Pivot, klik [File] [Create Figure Type]. Editor Stick Figure Builder terbuka dengan sebuah elemen garis di dalamnya. Stick figure dibangun dari awal bermodalkan 2 elemen sederhana saja, garis dan bulatan. Lihat contoh berikut,

- Simpan stick figure. Stick figure yang sudah jadi, simpan dan beri nama misalnya, monyet_00 (.stk). (Lebih mirip kucing atau anjing.)
- Kembangkan stick figure. Berkas monyet_00.stk kemudian dikembangkan menjadi beberapa adegan animasi, misalnya monyet_10, monyet_20, monyet_30, dan monyet_40. Stick figure dipertebal dengan klik [Tipis-Tebal].
Demo animasi. Jalankan Pivot. Panggil kumpulan stick figure ’monyet’ dengan klik [File] [Load Figure Type]. Satu persatu. Saya tambahkan ’garis.stk’ untuk patokan jalan ’monyet’ dan gambar latar belakang (cobalah buat sendiri, dan masukkan ke Pivot dengan klik [File] [Load Background]). Susun adegannya menjadi sebuah animasi. Eureka! (Masih ‘ka-ki-ku-ka-ku‘.)
Lumayan panjang artikel ini. Tidak mengapa, ’kan mau trampil beranimasi. Animasi bisa membantu kita dalam presentasi, membuat bahan ajar, menguatkan alur cerita di blog, … , wah, banyak. Belum nanti dipercantik dengan kombinasi teks dan suara! (Nanti.)



Sederet Translator
good
terimakasih mas arga, ke mana blognya biar saya mampir ke sana…