Meluncurkan Blog Hipotetikal: 4. Entrepreneur

2009 Juli 17

mona-lisa-jigsaw-puzzle_allvishal.com-SSemua langkah kegiatan di dalam proses meluncurkan blog hipotetikal sudah dilaksanakan. Lalu, apa berikutnya? Dalam salahsatu spiral yang dijalani nanti, saya harus menjaga dan menggembala blog agar tetap di jalur sesuai visi dan misi pokok, yaitu berdampak ekonomi (bisnis). Blog harus berjiwa atau memiliki “ruh” entrepreneur.

Tidak ada yang istimewa dengan entrepreneur, karena ini sudah seharusnya menjadi sikap setiap orang di dalam menjalankan kehidupannya sehari-hari, entah di rumah tangga, kantor, perusahaan, industri, perkumpulan, asosiasi, …, dan sekarang blog, yang kesemuanya dapat dipandang sebagai entreprise. Setiap orang dituntut jeli melihat sebuah peluang (kalau perlu ciptakan sendiri), dan mengerahkan segenap kemampuannya untuk mewujudkannya. Mungkin tidak terasa, kita sudah melakukannya. Ada istilah baru sifat entrepreneur untuk blog, blogpreneur. Emh, boleh juga ‘tuh.

Dampak ekonomi bukannya berarti blog untuk cari duit? Betul, tetapi saya berpikiran lain. Prioritas blog adalah memberi dampak sosial (sebab), tawarkan manfaat sebesar-besarnya, berikan kesenangan dan kepuasan, baru berdampak ekonomi (akibat). Peningkatan kehidupan sosial ke yang lebih baik, bukankah ada nilainya yang orang rela menukarnya dengan sesuatu?

Blog dianggap jadi”manusia” yang harus gaul untuk mendapatkan “teman” sehabitat membangun keakraban. Kasus air pada blog hipotetikal kita, memiliki jejaring pertemanan yang sangat luas karena air memiliki spektrum aplikasi yang sangat lebar. Tidaklah mungkin kita mengerjakannya semua sendiri, harus berbagi dengan “teman” blog-blog lain. Terbangunlah sinergisme, kekuatan kolektif yang jauh lebih dahsyat dibandingkan apabila kekuatan dijalankan masing-masing sendiri. Indah sekali (seperti gambar). Dengan bersinergi, ‘nothing is impossible‘.  Mengingat air adalah unsur strategis, bakal diperebutkan banyak orang, tanpa disuruh industri produk dan jasa terkait air akan terbangun sendiri. Dampaknya jelas, ekonomi (bisnis, duit)!

Dengan mencermati peristiwa interaksi bolak balik sosial dan ekonomi yang terjadi di global, blog dapat kita isi dengan sembarang komoditi yang kita yakini pasti diperlukan manusia nanti*, dan bertahan di situ.  ‘Think global, act local‘.

*Bagaimana kalau kita berangkat dari komoditi ‘f-e-w(food-energy-water) dulu? Contoh, energi. Batere sekarang sudah bisa digulung. Untuk pengisian perlu energi sinar matahari; matahari di kita nyaris bersinar setahun penuh. Jual jasa mengisi batere saja ‘gitu? Sedunia, lho. Hehe… aya-aya wae.

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS