Lompat ke isi

Ingin Kreatif? Satu Tipsnya …Cuek

18/12/2010

The world is changing.

Ignore everybody — The idea doesn’t have to be big. It just has to be yours — Everyone is born creative; everyone is given a box of crayons in kindergarten — You are responsible for your own experience — Everybody has their own private Mount Everest they were put on this earth to climb — The more talented somebody is, the less they need the props.

Di atas kumpulan kata-kata cantik Hugh Macleod dalam bukunya “Ignore Everybody“. Intinya, semakin orisinil gagasan kita kian sedikit orang sanggup memberi saran atau komentar yang baik. Blog ini  tidak (terlalu) orisinil, banyak cuplik dari sana-sini tapi mengapa komentarnya kurang, ya?

Saya sedang belajar kreatif; koleksi kata-kata cantik Hugh Macleod di atas saya tafsirkan bebas lalu coba rangkai menjadi posting pendek terkait bloging. Ini dia…

Dunia berubah. Persaingan dunia bloging semakin ketat, terlihat dari peringkat Alexa yang tidak stabil, naik-turun. Blog sebaiknya memiliki ciri dan “warna” sendiri khas kita. Istilah pemasaran yang juga diadopsi untuk blog, ‘branding‘ (“merek”). Carilah dan ciptakan gagasan sendiri hingga blog akhirnya menemukan bentuk “jati diri”nya hingga dikenal orang.

Dengan cuek, kreatif berkembang. Gagasan tak harus melambung, yang penting orisinal hasil sendiri. Semua orang berbakat kreatif. Kita dulu menunjukkannya ketika masih di taman kanak-kanak, bebas mencorat-coret krayon warna, dan kita bertanggung jawab atas hasilnya, jelek atau bagus.  Bakat kreatif harus kita dorong mencapai puncak teratas; tak perlu melirik ke samping, kita punya puncak sendiri. Semakin kita kreatif semakin sedikit perlu bantuan orang.

Kita tak pernah tahu di awal hasil karya kita buruk atau bagus. Cuek ‘aja. Orang lain idem, sama tak tahunya. Mereka tidak tahu apa yang terpendam di kepala kita.

Sing in your own voice, the choice of media is irrelevant. Start blogging. Bernyanyilah dengan suara sendiri, di media mana tidak terlalu penting. Mulailah dengan bloging!

Kreatif?

:D


Di samping adalah respon Hugh posting kartun di blog ini; sungkan, soalnya kartun dijual mahal. Imel sebetulnya tak perlu, cuek aja, posting karya orang diijinkan selama menyebut sumbernya. Namun dengan berkomunikasi begini blog kita (harapannya) diperhatikan dan juga dihormati dengan adanya ijin formal. Thanks, Hugh. Bagus dicermati, ChangeThis, “How To Be Creative” (bahasa inggeris).

10 Komentar leave one →
  1. ikhwanalim permalink
    19/12/2010 01:13

    wah, gagasan baru ini pak. trims. blog-nya menarik. terus menulis yah.

    • 19/12/2010 08:23

      tidak juga gagasan baru, kreatif itu melaksanakan gagasan hasil lamunan. terimakasih mas ikhwanalim, salam :D (belum ada blognya?)

  2. 23/12/2010 20:48

    cuek, dijauhi orang bro, setuju gak ? he…

    • 24/12/2010 23:45

      cuek bukan berarti tidak gaul, kebalikannya.. mereka kita jadikan sumber inspirasi yang kita kembangkan sendiri, begitu. he.he.. pertanyaan bagus, terimakasih. :D

  3. HattaKresna permalink
    27/12/2010 15:27

    Numpang unduh ilmu di sini ya, pak… :D
    Ini ignorance yang pintar nampaknya, ignorance dalam berkreasi.
    Tetap peduli dengan perkembangan di sekitar, begitukah?

    Semoga tulisan ini membuat diri saya semakin tidak kaku, Hahaha
    thx a lot

    • 28/12/2010 23:59

      Senang bisa berbagi, silakan, you are welcome, Sir! Betul sekali ignorance positif, mas HattaKresna. Ke mana blognya? :D
      (boleh dong klik “Like” di bawah posting itu..)

Lacak Balik

  1. K r e a t i f ! « rioseto's blog
  2. Merdeka Merah Putih! « rioseto's blog

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.