XAMPP Web Server
XAMPP itu integrasi 4 buah server? Baru tahu. Juga baru tahu kalau 4 server ini mendasari sistem server basic dari puluhan jenis server lainnya. Ada web server (‘A’, Apache), database server (‘M’, MySQL), dua ‘P’ sebagai penerjemah skrip bahasa pemrograman PHP dan Perl, dan 2 server lainnya yaitu file server (Filezilla) dan mail server (Mercury).
Inisial ‘X’ untuk ‘cross’ platform, artinya server XAMPP bisa difahami oleh semua jenis sistem operasi (OS, operating system) komputer (Linux, MacOS, Solaris, Windows). Hebat sekali. XAMPP untuk Android? Sabar, ditunggu saja.
Server, Klien, Internet
Semua “mesin” (komputer, ponsel, instrumen, dll.) yang terhubung ke internet fungsinya hanya 2, sebagai server atau klien (client). Komputer dan ponsel kita berfungsi sebagai klien, yang meminta server entah di mana, melayani segala keperluan kita. Jadi kalau internet tidak ada?
Semua kontak putus, online jadi offline. Waduh, padahal kita sedang belajar utak-atik WordPress atau Joomla yang perlu koneksi internet. Disinilah XAMPP berperan. Instalasi XAMPP membuat komputer kita berfungsi ganda, ya klien ya server! Utak-atik website atau blog bisa berlangsung tanpa bergantung internet. Ini bagus dan menarik untuk dicoba.
Instalasi XAMPP
Jangan takut mencoba. Kita tidak akan menginstal di komputer melainkan di USB flash drive saja. Bagusnya, fungsi server berlaku hanya selama USB flash drive terpasang di komputer. Kalau drive dilepas komputer kembali jadi klien. Enaknya, kita bisa bekerja kapan saja; fungsi server bisa dialih-operasikan pada komputer di rumah, di kantor, atau di perjalanan.
Download berkas di bawah dan simpan di direktori induk atau root flash drive kita:
abc1. xampp-win32-1.7.4-VC6-installer.exe atau,
abc2. xampp-win32-1.7.4-VC6.7z (zip)
Ini versi terakhir (26 Januari 2011) sebelum versi terbaru yang masih dalam tahap ujicoba (beta). Tidak usah repot, tidak perlu intervensi, server jadi sendiri. Enak sekali, berbeda dengan versi terdahulu yang sedikit ribet.
Operasikan XAMPP
Kalau XAMPP sudah terinstal lengkap di flash drive diperoleh folder induk [xampp] dan isinya (kiri). Operasikan server kita, klik ‘XAMPP Start’, klik ‘XAMPP Control’. Hasilnya seperti ini (kanan),

baris baru
Terlihat 4 buah server dengan tugasnya masing-masing. Untuk server web, minimum Apache webserver dan MySQL database server harus bekerja. Horee.. komputer (yang dipasangi flash drive) baru saja jadi server! ‘Ndak percaya. Ketikkan nama domain ‘localhost’ atau ’127.0.0.1′ di kotak alamat!
Apa yang terjadi? Alamat IP ketemu ternyata komputer kita yang “lain” alias server, ada di depan hidung kita! Server siap melayani kita, dan server juga siap berfungsi sebagai ‘localhost’ menerima titipan berkas kita.
Simpan berkas di folder baru di bawah ‘htdocs’, ‘wordpress’ untuk berkas wordpress dan untuk eksperimen kita buat folder ‘myprograms’. Lucu, komputer sebagai klien omong-omong dengan komputernya sendiri sebagai server, dan sebaliknya. He.he… .
Eksperimen XAMPP
Eksperimen kecil kita lakukan; buat teks sederhana dengan editor Notepad atau semacamnya. Karena fungsinya adalah server web, berkas yang kita buat juga harus berbasis web (.html, .php, dst.). Ini beberapa contoh,

Jangan lupa menyimpan berkas di folder ‘myprograms’ dan memberi ekstensi berkas yang sesuai. Berkas ‘css’ disisipkan di berkas html dengan ekstensi tetap .html. Ketika ukurannya sudah besar, masing-masing terpisah lalu digabung dengan link khusus.
Kita coba. Salin habis contoh di kiri dengan Notepad lalu simpan misalnya dengan nama ini, ‘webpagehtml_uji.html‘ di ‘/xampp/htdocs/myprograms‘. Action!
Klik ‘webpagehtml_uji‘. Horee …laman web pertama kita tampil! Cara lain ketik di kotak alamat, ‘localhost/myprograms/webpagehtml_uji.html‘. Lihat apa yang terjadi. Ulang di kotak alamat, ‘127.0.0.1/myprograms/webpagehtml_uji.html‘. Laman web yang sama kembali tampil.
Selamat dua kali! Pertama, berhasil mengoperasikan web server XAMPP; ke dua, berhasil membuat laman web sederhana. Hebat!
XAMPP Piranti Bantu Jadi Programer?
Katanya mau naik kelas; saat mau mendalami hobi bloging, mau tidak mau, suka tidak suka, kita dituntut belajar programing biar pun sedikit. Melihat struktur bahasa programing di atas sepertinya kalau ditekuni tak susah-susah amat, ya. Banyak kesamaannya. Kita mulai belajar ‘deh pelan-pelan. XAMPP nyaris mampu menampilkan semua bahasa pemrograman (HTML, PHP, CSS, Perl, XML, Javascript, JSP). Lab bahasa yang bagus, www.w3schools.com.
Intinya, programing, utak-atik WordPress, Joomla, dsb., bisa dikerjakan kapan saja, dimana saja tanpa internet. Satu komputer mengaktifkan 2 fungsi, klien dan server; biarlah mereka berdua asyik omong-omong sendiri. Terimakasih XAMPP!
Memadamkan XAMPP
Paling gampang klik ‘xampp_stop’. Bisa juga klik [Stop] ‘Apache’ dan ‘MySql’ di panel, lalu klik [Exit]. XAMPP padam, non-aktif. Lega, eksperimen tahap awal kita selesai sudah. (Iseng, klik atau ketik ulang laman web tadi di nrowser lalu lihat apa yang terjadi?)
![]()
Saat terhubung ke internet fungsi XAMPP sebaiknya dipadamkan saja; penyusup masuk ke komputer via XAMPP kecuali kita mengamankannya dengan sederet password (belum dibahas).
Posting terkait:
1. XAMPP Web Server (posting ini)
2. XAMPP dan WordPress
3. XAMPP dan WordPress (Lebih Baik)
Sederet Translator
Mas mampir nih.. maaf saya enggak mudeng artikelnya hehehe
met sahur mas
makasih sdh mampir dan met sahur juga; he.he… ndak mudeng ndak pa-pa, memang susah ujug-ujug mulai di tengah, ya
belum pernah ngutak ngutak xampp pak, yang sering sih baru apache doang.. tapi seru juga kali yaa bisa langsung ada mail servernya sama file server juga gitu..
silakan coba Dhe…
xampp lebih simple penggunaannya dari pada apache yang suka pilih-pilih pasangan, penggunaanya cukup mudah, dengan fitur yang juga lengkap, apa lagi yang portable bisa dibawah jalan-jalan karena gak makan banyak tempat di flashdisk, tapi sayang rawan terhadap virus, jadi harus ekstra hati-hati penggunaannya. terima kasih. jika ada yang salah dikoreksi ya….
tidak ada yang salah, betul semua! virus dilawan saja dengan mematikan fitur ‘autorun’ sehingga waktu USB dipasang ke komputer tidak terdeteksi sampai kita membukanya…
Malam suhu,
saya bingung neh koneksikan flash ke xampp. saya baru belajar xampp macromedia 8 flash dah ke instal. saya dah bikin file flashnya tapi mau dicoba di tampilin ke browser. bingung keneksinya ke xampp. mohon pencerahannya suhu?
matur nuhun pisaaan.
Belum pernah coba, tetapi berkas disimpan di \htdocs ‘kan?
Siip xamp sudah ku install n dah punya webserver sendiri.
Trims infonya mas
kembali… mau kunjungan balik ‘kok tidak bisa dibuka, ya.