Capture Screen Dengan VirtualDub

Langkah 5 — menu [Capture]
Ini adalah langkah terakhir setting, menu [Capture]. Hanya satu submenu yang perlu setting, [Settings...]. Isikan data ‘Frame rate’ (sama dengan frame per second atau fps) sama seperti kotak dialog, yaitu 15. Selesai.
‘Wait for OK to capture’ boleh dicentang, boleh kosong.
Lihat dua bintik ‘biru’ di bagian atas? Itu untuk action!
baris baru
Langkah 6 — Action!
Capture screen atau perekaman obyek di layar monitor langsung dapat dilaksanakan. Tekan tombol [F5] (untuk capture screen Windows) atau [F6] (umum, dianjurkan). Gerakkan mouse, klik sana klik sini, buka ini buka itu …sampai puas.
Perhatikan perubahan bagian informasi saat proses rekaman berlangsung.
Klik [Esc]. Rekaman berhenti.
baris baru
Langkah 7 — Tayang ulang
Langsung ke direktori dimana berkas capture disimpan, buka dan putar di media player kita.
Horee… !
Ini contoh screenshotnya; ada 2 klip video di bawah, yang satu dimensinya tidak sama, satu lagi sudah dikoreksi. Seperti biasa klip disimpan di dalam gambar. Ambil klipnya dengan ’7-Zip File Manager’.

Capture Screen Cara Susah
Ini saja sudah susah, masih banyak istilah di Virtualdub yang asing di telinga dan hanya dimengerti oleh orang yang berkecimpung di dunia fotografi dan sinematografi saja. Kita yang awam, ya cuma sebatas di atas itu tadi. Kalau mau ditekuni secara otodidak, belajar sendiri, tentunya akan ‘nyampe juga. Capture screen sederhana ini masih bisa disempurnakan.
(jadi kita ‘cameraman’ dalam 30 menit, ya!)
Diskusi
Masih banyak yang harus dikerjakan. Di antaranya,
1. Membuat klip video untuk Youtube (dimensi 640 x 480).
2. Capture gambar dari TV, handycam, webcam, dst.
3. Dubbing suara dan musik.
4. … dan lain-lain.
Capture screen membuat klip video sederhana dengan Virtualdub ini, adalah awal untuk dapat menjawab pertanyaan di atas.
Jangan jera bereksperimen…
baris baru


Sederet Translator
Lacak Balik