Langsung ke isi

Zoom, Pan, Fade dengan Filter Virtualdub

31/10/2011

Filter Zoom

Zoom, Pan, Fade di Virtualdub 9

Zoom — ada 2, mendekatkan atau zoom in, ada menjauhkan atau zoom out, obyek dari pandangan kita. Contoh efek zoom diperlihatkan di samping.

Zoom, Pan, Fade di Virtualdub 10Setting zoom: dimensi jendela ‘zoom’ Output width dan Output height (tidak harus sama dengan gambar asli, dalam contoh disamakan), pusat fokus Focus X dan Focus Y (tidak harus di tengah), faktor ‘pembesaran’ awal dan frame awal (Start percent, Start frame) dan faktor ‘pembesaran’ akhir dan frame akhir (End percent, End frame).

Pada contoh, setting pembesaran dilakukan 2 tahap atau fase. Fase-1 pembesaran 500% pada frame #102, fase-2 pengecilan kembali 100% pada frame terakhir #204. Boleh diperkecil, ‘End percent’ kurang dari 100, tetapi terbentuk ruang kosong yang akan diisi warna seperti yang ditunjukkan Fill red, Fill green, Fill blue. Dicoba saja.

Mode zoom bisa dipilih sesuai jenis adegannya.
baris baru

Filter Motion

Filter motion, zoom, pan, rotate, di Virtualdub 1Filter motion adalah bonus menutup posting kita. Ini filter istimewa yang mengintegrasikan 3 efek sekaligus, zoom, pan, dan rotasi (baru). Masing-masing bisa dijalankan mandiri atau bergabung.

Kita terpaksa harus menghitung ulang posisi jendela ‘zoom’ dan ‘pan’ karena tidak mengikuti kaidah posisi pusat filter sebelumnya yaitu di sudut kiri atas. Sekarang pusatnya di tengah-tengah! Lihat gambar.

Apa boleh buat.

Zoom — misalkan dimensi jendela ‘zoom’ 200 x 100, posisi jendela di tengah, (x,y) = (0,0). Jendela kita zoom mulai 100% untuk frame #0, hingga 300% untuk frame #204. Isikan data ke kotak setting seperti ini (gambar tengah),

Filter motion, zoom, pan, rotate, di Virtualdub 2

(wah, apakah ‘nol’ desimal perlu demikian banyak?)

Pan — misalkan dimensi jendela ‘pan’ sama, 200 x 100. Posisi awal jendela ‘pan’ berada di titik-A yang setelah dihitung ulang diperoleh, (x,y) = (-220,190). Posisi akhir panning ada di titik-B yang setelah dihitung ulang didapat (x,y) = (220,-190). Kita isikan data setting ini (gambar kanan). Data zoom dihapus dulu.

Rotasi — ini baru. Misalkan gambar akan kita rotasi satu lingkaran penuh. Berarti sudut awal = 0 dan sudut akhir = 360. Jadi ‘deh rotasi.

Jalankan klip untuk setting masing-masing tadi… horee, pan jalan, zoom oke, rotasi jungkir!
Kalau dikombinasi kayaknya seru.


:D    (sambil menunggu klip ‘motion’, jadi ‘nih mau bikin studio video mini?)

Diskusi:
Sekarang kita tahu beberapa istilah yang dikenal dalam dunia fotografi, sinematografi (dan videografi?). Sekarang kita tahu beda digital zoom dengan optical zoom yang terdapat di kamera saku digital. Untuk memperbaiki gambar “pecah” karena digital zoom ada filter khusus, namanya ‘super resolution’. Sayang tidak gratis.
baris baru

Halaman-halaman: 1 2 3

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.