Tutorial

Model 3D Pesawat Terbang Casa 212

model 3d pesawat terbang casa 212Membuat model 3D pesawat terbang Casa 212 tentu lebih sulit dibanding 2D. ‘Ya iyalah. Bisakah dipermudah? Di internet ada yang membedah model 3D. Sayang cuma sepotong. Dirahasiakan? ‘Ah masa.

Tidak puas dan coba-coba saja sendiri. Berikut hasilnya.

Diagram Casa 212 posting lalu dipakai lagi. Diagram dipecah menjadi gambar proyeksi pesawat 3 arah: depan, samping, atas. Ketiga gambar jadi modal membangun model.

Teorinya dimulai dari (1) membuat irisan badan pesawat (bodi, fuselage), (2) irisan di”tarik” sepanjang badan pesawat menggunakan tool ‘Push-Pull’ (atau tombol ‘P’) (3) badan pesawat dibentuk mengikuti profil badan pesawat menggunakan tool ‘Scale/Resize’ (atau tombol ‘S’)
(4) selesai.

Begitulah teori, selalu gampang. Hehe.. coba kita buktikan.
 


‘Fuselage’ atau bodi pesawat

Kerangka badan pesawat — dibuat dengan menjiplak ‘Casa 212′ tampak depan. Caranya?

model 3D casa 212 frame

Buat separuh saja, separuhnya lagi disalin, dibalik (di’cermin’kan), lalu disambung. Salin (‘copy’), mudah; klik salinannya, klik ‘Scale/Resize’, gerakkan mouse ke arah berlawanan, ketikkan ‘-1′ (‘cermin’). Jadi, simetris, kiri sama dengan kanan.

Sambung (‘snap’) kedua segmen. Kalau tepat, garis sambung bisa dihapus; kedua segmen menyatu menjadi 1 segmen utuh (gambar kanan).

Segmen menjadi pola atau kerangka dasar untuk membuat badan/bodi pesawat.
 
model 3D casa 212 push-pullBadan pesawat — dibangun dengan memanjangkan kerangka bodi dengan ‘Push-Pull’ (atau tombol ‘P’), sepanjang badan pesawat.

Pemanjangan tidak sekaligus, tetapi per bagian atau segmen seperti gambar di samping. Dibuat demikian karena ada segmen yang harus belok atau ditekuk mengikuti profil bodi pesawat (ekor). Demikian juga ruang pilot (‘cockpit’) dan hidung pesawat.

Membuat segmen: Tarik kerangka untuk segmen pertama, stop, tekan [Ctrl], lanjutkan tarik segmen ke dua, stop, tekan [Ctrl]… dst.
 
model 3D casa 212 scale-resizeProfil ‘ekor’ — klik perbatasan antar segmen, klik ‘Scale/Resize’. Muncul tombol-tombol, pilih tombol tengah bawah. Dorong sampai sesuai profil pesawat.

Untuk profil atas, gunakan tombol tengah atas.

Hasil akhir bodi samping bagian ‘ekor’ seperti gambar kanan bawah.
 
Profil ‘cockpit’ dan ‘hidung’ — profil lengkung ‘hidung’ dan ‘kokpit’ memerlukan banyak segmen berukuran kecil. Membuat segmen sama saja dengan ‘ekor’ tetapi kita akan membuat dengan cara cepat.

model 3D casa 212 push-pull-ctrlKlik ‘Push-Pull’, tarik, stop, klik [Ctrl], ‘klik-klik’ dan lanjutkan hanya dengan klik [Ctrl] dan ‘klik-klik’.

Memanjang sendiri! Coba ‘deh.

Selanjutnya membentuk profil. Seperti tadi klik bidang perbatasan antar segmen, klik ‘Scale/Resize’. Pilih tombol dan tekan atau tarik hingga sesuai profil pesawat.
 
model 3D casa 212 finalTampak atas — tadi itu untuk bodi pesawat tampak samping. Kita sempurnakan membentuk profil tampak atas. Tidak perlu gambar lagi ‘kan, ya. Cara kerjanya idem, sama saja.

Hasil akhir model bodi pesawat seperti gambar. Siap dipasangi ‘asesoris’ sayap, ekor, mesin, roda, jendela, kokpit. Cantik!
 

Tips: rahasia ‘klik kanan’

‘Klik kanan’ mouse berisi sederet tindakan yang sangat berguna dalam mempermudah dan mempercepat pekerjaan kita. Berikut yang banyak dipakai membuat model 3D bodi pesawat terbang Casa 212 ini,

‘Make Group’, ‘Explode — bekerjalah dalam ‘grup’ saat utak-atik obyek 2D atau 3D. Lawannya, ‘Explode’ dilakukan hanya kalau terpaksa. Begitu selesai segera ‘grup’ kembali.

‘Make Component’ — termasuk ‘grup’ juga. ‘Komponen’ bisa disimpan di berkas tersendiri untuk dipakai di gambar lain.

Pada eksperimen kita, klik seluruh bodi pesawat yang sudah jadi, klik kanan, klik ‘Make Component’. Beri nama misalnya, ‘Bodi_C212‘. Klik ‘komponen’ ini, klik kanan sekali lagi, klik ‘Save As’, simpan di direktori.

‘Hide’ — banyak obyek bertebaran di ruang gambar. Agar bekerja lebih leluasa, ‘grup’ obyek 2D dan 3D yang belum diperlukan, sembunyikan dengan klik ‘Hide’. Kalau perlu hapus obyek yang benar-benar tidak diperlukan lagi.

Untuk menampilkannya kembali alias ‘Unhide’, harus klik menu [Edit] – [Unhide]. (Kenapa ya?)

‘Soften/Smooth Edges’ — ‘Push-Pull’ meninggalkan jejak berupa garis-garis memanjang. Garis dihilangkan dengan klik ‘Soften/Smooth Edges’.

Ganti sudut pandang (1)tidak termasuk ‘klik kanan’. Klik menu [Camera] – [Parallel Projection]. Tampilan ‘perspektif’ berubah menjadi ‘sejajar’ sehingga lebih mudah mengendalikan dimensi obyek 2D dan 3D.

Ganti sudut pandang (2) — juga tidak termasuk ‘klik kanan’. Klik menu [View] – [Toolbars] – [Views]. Tampilan berubah menjadi ‘2D’ lengkap, tampak atas, samping kiri-kanan, dan depan-belakang.

Berguna untuk mengatur posisi obyek 3D tepat dengan gambar. Sebagian gambar di atas memakai sudut pandang ini.
 
Menu ‘klik kanan’ lainnya dibahas seiring pembuatan elemen pesawat lainnya, oke.
 

Kesimpulan: ‘Push-Pull’ dan ‘Scale’Resize’ kunci

Ternyata kedua tool ‘Push-Pull’ (tombol ‘P’) dan ‘Scale’Resize’ (tombol ‘S’) adalah tool pokok yang dapat diterapkan membuat seluruh elemen pesawat lainnya: sayap, ekor, mesin, dan lain-lain. Kita lihat nanti di posting berikutnya.
 
:D   (update: posting di’update’ untuk pembuatan ‘jendela’ dan ‘kokpit’ ..sedikit rumit)

Update (1): Jendela penumpang.
Update (2): Jendela pilot.
 

Ditunggu komentarnya... ('like' ikutan dong)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s