Tutorial

Instalasi Server Lokal XAMPP 1.8.0 di USB

Susah eksperimen mengubah tema blog WordPress di posting lalu; eksperimen itu harus mencoba, untuk mencoba perlu bantuan 2 buah server. Web server, karena blog sebuah ‘website’. Database server, karena blog melibatkan data.

Kita jadi repot mencari dan memilih penyedia jasa server yang banyak tersedia di luar sana. Tidak bisakah eksperimen dijalankan di komputer sendiri?

Itulah maksud kehadiran XAMPP.

web server lokal xampp di usbXAMPP adalah program yang mengubah fungsi komputer kita menjadi server. Instal XAMPP di komputer, jadilah server! Begitu teorinya.

Ada 4 jenis server XAMPP: web, database, email, ftp. WordPress perlu 2 saja.

Kita tidak akan menginstal XAMPP di komputer, tetapi menginstalnya di flash disk USB. Komputer hanya dipinjam “mesin”nya. Tancap USB, jadilah komputer server. Cabut USB, komputer kembali ke semula. Tanpa bekas.

Sembarang jenis komputer bisa jadi server. Karena server adanya di komputer kita, dinamailah server lokal.

Versi XAMPP terakhir adalah 1.8.0 (Juli 2012). Semakin sempurna. Mudah diinstal, otomatis. Program XAMPP di USB sudah diujicoba di netbook, laptop, desktop. Semua server berjalan mulus, tanpa hambatan.
 

Instal server lokal XAMPP di USB

Download — unduh XAMPP 1.8.0. Pilih ‘.zip’ (166 MB) untuk USB, terbukti bekerja dengan baik di USB, dan dipakai tutorial posting eksperimen mengubah tema di posting sebelum ini. Periksa kembali keutuhan berkas dengan program MD5 checksum. Cocokkah dengan deretan angka ini, 90dd1e4278252520d681ff01ae00433d?
 
Ekstrak, unzip — ekstrak berkas ke flash disk USB. Lumayan lama, sabar. Selesai ekstrak cek, ada folder ‘xampp’? Sip. Buka folder, klik tombol ‘xampp-control’. Pilih ‘bahasa’ inggeris, tampil panel ini,
 
xampp control panel
 
Tekan tombol ‘Start’ web server ‘Apache’ dan database server ‘MySQL’. Lampu hijau menyala, horee… komputer sudah jadi server!

Belum tetapi sudah dekat.
 
Ujicoba — lepaskan koneksi komputer kita ke internet, jalankan browser favorit, Mozilla Firefox, lalu ketikkan di ruang alamat, localhost – [Enter].

Kita disambut dengan tampilan pemilihan bahasa. Klik ‘English’. Tampil panel ‘Welcome’ sambil menyampaikan pesan instalasi server XAMPP berhasil. Sekarang boleh bersorak, horee..
 
xampp_dashboard
 
Akhirnya, server berhasil dijalankan dari USB. Instalasi berjalan otomatis, tidak seperti versi-versi sebelumnya yang penuh dengan setting itu (dan kita tidak mengerti).

Keuntungan XAMPP di USB, server sifatnya lokal, eh, portable dan mobile. Kita memfungsikan sementara komputer sebagai server. Begitu server ‘shut down’ dan USB dicabut, komputer kembali ke semula. Tidak ada jejak server yang ditinggalkan di sana. Bersih.

Berbagai fitur yang ditawarkan server ada di kolom kiri. Fitur dikelompokkan atas php, perl, java. Klik saja kalau penasaran, cantik ada CD Collection segala.

Untuk eksperimen WordPress ada 2 fitur yang disetting, Security dan phpMyAdmin. ‘Security’ sangat penting dan harus didahulukan, satunya lagi nanti di posting berikutnya.
 


 

Security 1: password database MySQL

Klik ‘Security’. Ada 3 rambu merah ‘Unsecure’ dan peringatan server tidak aman kalau komputer terhubung ke internet.

Bahaya! Web server bisa diakses oleh orang yang tidak berhak, data diambil, lagu ‘CD collection’ diunduh, virus masuk menyerang server, dan lain-lain, semua tanpa sepengetahuan kita.

Gawat. Ambil tindakan pengamanan segera, jangan melakukan apa-apa, jangan terhubung ke internet (putuskan).

Cari di bagian bawah panel ‘Security’ tulisan http://localhost/security/xamppsecurity.php. Klik. Muncul panel ‘password’ yang meminta kita mengisikan kata sandi dan nama user.
 
xampp security password
 
Password database — Ketikkan di kotak isian ‘MySQL Section’ kata sandi (catat). Klik Password changing. Muncul pesan, kata sandi yang dibuat berhasil dan instruksi untuk restart. Kembali ke panel kontrol, tekan tombol ‘Stop’ database server ‘MySQL’ lalu ‘Start’ kembali.

Sip, aman sudah.

Ujicoba password database — betulkah sudah aman? Klik ‘Security’. Rambu berubah hijau? Ada, belum semua. Tidak apa-apa. Sekarang coba klik database mini ‘CD Collection’. Eh, tidak jalan!

Database mini terlalu aman, semua akses ditolak termasuk kita yang empunya! Lakukan koreksi di berkas xampp/htdocs/xampp/cds.php. Cari dan buka berkas ini dengan WordPad (jangan Notepad).

Cari baris berikut dengan bantuan [Ctrl]-[F],

mysql_connect(“localhost”, “root”, “”);

Ada 2 baris serupa, di atas dan tengah. Isikan di antara sepasang tanda kutip di kanan “root”, kata sandi yang baru saja dibuat. Simpan berkas, [Ctr]-[S].

Refresh ‘CD Collection’ (F5). Horee… bekerja.
 

Security 2: password akses server XAMPP

Masih di panel ‘password’ http://localhost/security/xamppsecurity.php.

Masih tertinggal 1 rambu merah ‘Unsecure’. Ini untuk akses ke folder ‘xampp’, folder induk server kita! Kita cegah atau cegat dengan mengisikan nama user dan password di kotak isian (catat). Klik Make safe the XAMPP directory. Selesai.

Ujicoba password server — tidak perlu restart, cukup tekan tombol [F5]. Horee.. server sekarang meminta nama dan kata sandi. Klik ulang ‘Security’, sudah hijau semua sekarang.

Pengamanan server selesai.

‘Shut down’ server, tekan tombol ‘Stop’ dari web server ‘Apache’ dan database server ‘MySQL’ hingga lampu hijau padam. Tekan tombol Quit.

Server sudah padam, flash disk USB boleh dicabut.
 

Security 3: anti virus

Tidak kalah penting dengan password di atas. Lengkapi USB kita dengan program pengamanan total, anti virus! Amankan isi flash disk, komputer, pekerjaan kita. Soal ini diserahkan ke masing-masing, oke.
 

Penutup

Selamat! Sekarang kita sudah punya server portabel, bisa dibawa kemana-mana (mobile), bisa bekerja tanpa koneksi internet, ada internet pun xampp aman bisa bekerja berdampingan tanpa takut data kita diintip atau pun dibajak! Asyik.

Panjang juga upacara membangun server. Tidak apa, capek cukup sekali lancar selamanya. Eksperimen blog jadi toko online? Lan.. juut!
 

:D  (kalau tidak lancar, jalankan dulu Microsoft Visual C++; program ini diperlukan untuk memroses berkas .php xampp)

 

2 thoughts on “Instalasi Server Lokal XAMPP 1.8.0 di USB

  1. Baru tahu sekarang ni mas, kalo xampp juga bisa diinstal di USB, saya sudah terbiasa memakai wampServer, apakah wampServer juga bisa diinstal di USB ? mohon informasinya…
    Oya, saya sangat suka dengan blog mas yang informatif…
    salam kenal dari pengunjung baru :)

    • terimakasih… salam kenal kembali :D berdasarkan hasil selancar, diperoleh ‘wamp’ asli belum bisa di usb; ‘wamp’ dengan nama lain seperti ‘uniform server’, ‘easyPHP’, bisa. belum pernah coba tetapi ada beberapa situs yang mungkin bisa membantu menjawab: (1) uniform server, (2) forum apache (3) EasyPHP.

Ditunggu komentarnya... ('like' ikutan dong)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s