Riset Kecil-Kecilan (final, end)

Dua artikel “Riset Kecil-Kecilan” terdahulu, hanya untuk mengingatkan kita betapa penting melakukan riset konten sebelum berbloging (mempost artikel), dan bagaimana cara melakukan sebuah riset (kecil-kecilan). Teknik (seni) menulis dan teknik (seni) membuat konten adalah 2 hal berbeda, namun keduanya vital dan menyatu harmonis dalam menjadikan blog kita berkualitas. Bahasa kerennya, copywriting dan content provider.

Jangan-jangan kata riset (research) juga terlalu keren, terlalu tinggi, susah, canggih, rumit, sehingga orang enggan melakukannya. Bagaimana kalau kita sederhanakan saja istilah riset dengan persamaan ini, riset = “?-!”, oke? Riset itu, ya cuma itu! Jadi tidaklah terlalu susah bagi kita para pebloger pemula untuk menjadi seorang pebloger sejati (yang profesional). Maunya, sih.

Contoh sederhana. “Kenapa TV saya mati?” bisa dijawab sekenanya, “TV-nya jelek!”. Ini bukan jawaban bijak yang datang dari seorang bloger sejati. Wait, wait, nanti dulu. “Sudah ditancapkan ke listrik?” (sudah), “Sudah diperiksa sekeringnya?” (sudah), “Sudah diperiksa tombol ON-OFF-nya?” (sudah), “Sudah masuk listriknya ke dalam TV” (sudah), … dan seterusnya. Rentetan “sudah” sudah menunjukkan riset! Tidak terpikir, ya. (Sudah, sekarang.)

Dari hasil riset, baru kita boleh mengambil kesimpulan, “TV-nya jelek!”. Kesimpulan yang diyakini benar-benar benar (akurat), bukan ‘katanya’, dapat dipertanggung-jawabkan (accountability). Itu baru bloger, namanya.

Sekarang tinggal bertindak, akankah memanggil teknisi, atau, lebih suka beli TV baru saja? TV baru, dong. Aha, padahal untuk memutuskan beli TV baru saja, juga perlu riset, lho. Hahaha… riset sudah kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari kita sendiri, ya. Cobalah iseng, pertanyaan apa yang pantas diajukan dalam membeli TV baru. Gampang-gampang susah, atau, susah-susah gampang?

Itulah konsep mendasar yang saya terapkan di dalam menciptakan artikel di blog ini. Saya buat 3 sampai 5 buah “?”, lalu cari “!”-nya. Dapat semua, bagus, berarti urusan content provider, selesai. Sekarang siap urusan copywriting. Ah, yang ini sih tidak saya bahas di sini. Di luar jalur.

?”,”!, ?”,”!, ?”,”!, jadi artikel bagus (pasti).

Selamat riset.

(Artikel riset dengan ini saya sudahi dan cukupkan sampai disini.)

ajukan
Tagged with: , , , , , , ,
Ditulis dalam Dunia Wirausaha, Wawasan
One comment on “Riset Kecil-Kecilan (final, end)
  1. […] jangan suka berkecil hati, kata siapa? Itu ‘kan perkiraan. Coba lakukan riset kecil-kecilan. Body of knowledge, sumber ilmu pengetahuan, semua tersedia di internet! Manfaatkan […]

Silakan komentar, 'like' juga oke

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: