QR Code: Mainan di Akhir Pekan

QR Code PassportQR Code Kompas

Lambang aneh seperti di samping ada di paspor saya untuk masuk ke Jepang, dan  di pemberitaan media cetak Kompas akhir-akhir ini. Lambang apa ini?

Inilah kode QR (quick response, respon cepat), pengembangan lebih lanjut dari kode bar atau barcode. Coba periksa, kemasan barang yang dibeli dari toko seharusnya ada barcodenya yang menjelaskan tentang barang tersebut.

Kode QR sama seperti kode bar, juga berisi informasi (tetapi jauh lebih banyak). Satu lambang dapat memuat sekitar 7.000 angka, atau 4.300 alfa-numerik (kombinasi huruf dan angka), atau 3.000 data biner 8-bit (byte), atau 1.800 huruf kanji Jepang.

Sebuah ponsel digunakan untuk merekam citra QR. Kamera ponsel diaktifkan oleh program QR Reader khusus untuk membaca kode ini. Saya memakai i-nigma, yang bisa di download dan di diinstal langsung di kamera. Program mengenali otomatis jenis ponsel kita. Panduan download dari harian Kompas juga tersedia (gambar bawah).

IMG_0708QR code HappyBirthday2U

Eksperimen QR code reader:
(1) Jalankan i-nigma
(2) Ambil posisi 10-15 cm dari objek QR ini
(3) Di layar ada jendela kotak, tepatkan objek di kotak, dan voila!, pesan tampil sendiri
(keluar tulisan “Happy Birthday to You, Dear“?)

Program membuat QR code ada banyak antara lain yang online, i-nigma dan mobile-barcodes, dan quickmark mobile, offline.

Eksperimen kode QR bisa di i-nigma, bisa juga di  mobile-barcodes.

Selamat bereksperimen. Besok kita lanjutkan sedikit lagi.

Tagged with: , , , ,
Ditulis dalam Blogging
9 comments on “QR Code: Mainan di Akhir Pekan
  1. Galit Beck mengatakan:

    In Japan QR codes are found on everything and everywhere. In the rest of the world, scanning 2D barcodes for quick and easy access to desired information and multimedia on the mobile web is now also happening – as mobile operators, media owners & publishers, and brand advertisrs recognize the opportunity and understand the new business models.
    However, take into account that not all QR solutions are the same. For example, 3GVision’s unique i-nigma telco-grade solution incorporates a highly intuitive and simple code-creation, campaign management and advanced metrics reporting platform, to increase revenue opportunities for mobile operators and media and marketing companies.
    Moreover, many readers claim to read QR codes, and perhaps they do, but only for a small number of mobile phones, or for a large number of phones but with low quality decoding. The more difficult the scanning environment (for example, low light conditions indoors), the better reader you need!
    Our company 3GVision invented the scanning of QR codes with mobile phones – in Japan back in 2002 – and since then, we have embedded our reader in over 120 million handsets worldwide. As such, our downloadable i-nigma reader benefits from the Quality Assurance and testing by Japanese handset manufacturers for almost 7 years.

    Below is the process to download the i-nigma reader for (non commercial use):
    1. The user downloads the i-nigma software to their mobile from http://www.i-nigma.mobi(and/or http://www.3gvision.com/Downloadi-nigmaReader.html)
    2. Once the software is installed on the handset, there is an i-nigma icon.
    3. To start the i-nigma reader, the user clicks on the icon, and i-nigma powers up.
    4. As soon as i-nigma is powered up, the camera is open and ready to scan.

  2. Pepih Nugraha mengatakan:

    Nice artikel Mas Rio. Memang tugas kita yang lebih dahulu tahu mempromosikan fungsi dan kegunaan praktis QR Code. Katakunci “Keren” itu sudah tepat untuk tampil bedanya seseorang karena gmenggunakan QR Code, entah itu di kaus, stempel, maupun kartu nama!

    • rioseto mengatakan:

      Terimakasih Kang Pepih… selain “keren” di luar bisakah keren juga di “dalam”. Maksudnya, bisakah berdampak terhadap peningkatan kualitas layanan. Barcode sudah diterima sebagai standar layanan, tinggal selangkah “naik kelas” ke QR code. Jadi “keren”nya lengkap, tampil beda di luar dan di dalam, seperti Kompas itu! Mahiwal, kata orang Sunda.

  3. Juliawan mengatakan:

    hmm lambang apaan ya tuh ?hohoho wao canggih juga jadi seperti single identity gt ya?heheh salam kenal😀

    • rioseto mengatakan:

      🙂 Salam kenal juga mas Julia! Ini kemajuan teknologi kode, namanya Quick Response (QR), sudah dipakai di harian Kompas dan Warta Kota, lho! Tidak ada yang istimewa, cuma tulisan teks biasa yang berganti rupa jadi gambar.

      Saya buatkan, ya. Buat hadiah ulang tahun! (Ke berapa?)
      Ini naskahnya.
      “Nama saya Juliawan, email: honesty_chandra@yahoo.com, website blog: http://juliawan.com/, isinya membahas artikel beraneka, dari musik sampai cari kerja… , film juga ada.”

      Gambar dan kodenya dari kata-kata di atas saya kirim via email. Pasang di blog, ya. Untuk tahu isinya, biarkan teman-teman membacanya pakai hp masing-masing. Instal dulu program untuk baca kode QR (QR reader), oke. Alamatnya ada di blog.

      Selamat ulang tahun! (Masih bulan Juli, ‘kan?)

  4. kunilkuda mengatakan:

    Diembedded-kan, trus dikombinasikan dengan mini-printer (printer yang buat mesin parkir ato atrian ato cash register), jadi deh pesaing RFID tag.

    Harga RFID tag termurah USD0.15 per 1-juta unit lo. Bisa bersaing kan ? Hehehe… =)

    • rioseto mengatakan:

      Ini yang saya tunggu-tunggu… artikel blog merangsang bisnis!

      Dunia tag jadi ramai, RFID dan QR code biar membentuk segmen pasarnya sendiri secara alami; masing-masing punya ‘+’ dan ‘-‘. Saya undang mas Kunil sebagai penulis tamu untuk 2 (dua) artikel pop tentang RFID, satu introduksi & aplikasi, satu lagi artikel pembanding RFID vs QRcode. Jangan menolak, OK?

      Dibedah dengan bahasa awam agar semua mengerti, sehingga keputusan diambil dengan matang.

      Terimakasih komentarnya, ditunggu artikelnya.

  5. Blog Dokter mengatakan:

    Masih belum ngerti…:)

    • rioseto mengatakan:

      Terimakasih banyak kunjungannya, mas, eh maaf, pak Dokter, ya?

      QRcode memuat informasi cukup banyak. Untuk membacanya, tidak perlu alat canggih, cukup hp biasa (yang berkamera), dan sudah diperlengkapi (diinstal) program khusus membaca QRcode.

      Program dijalankan, hp arahkan ke gambar, langsung diterjemahkan menjadi data/informasi di layar. Otomatis. Hasil misalnya, http://www.blogdokter.net/. Program tahu dan memberi indikator, “Kunjungi?” Kalau di klik, hp akan berselancar menuju ke situs BlogDokter dan ditampilkan di hp.

      Informasi yang bisa dimuat lambang aneh ini, macam-macam. Program i-nigma atau mobile-barcodes menyediakan sarana link ke situs (seperti Kompas), sarana pesan biasa (seperti “Happy Birthday… di blog ini), dan kartu nama (nama: — no hp:— email:—), yang setelah dibaca, dapat disimpan di hp bersama-sama daftar kontak lainnya.

      Silakan hp diinstal dulu dengan program QR reader; i-nigma saya pakai karena kebetulan “diterima” di hp saya. Jalankan, tampilan hp persis seperti kita memotret. Paskan kode di “jendela”, dan jadilah data tertampil di layar (teks).

      Aplikasi gambar untuk aktivitas medis a.l., identitas pasien. HP pak Dokter memotret gambar di catatan medis dan gambar di kartu pasien. Dicocokkan; mudah, karena teks biasa. Salah baca dengan demikian terhindari.

      Mudah2an membantu, saya siap membantu kapan saja dengan senang hati. Beritahu saya pak Dokter, kalau berhasil dan buat artikelnya di BlogDokter, ya.

      Selamat bereksperimen.

Silakan komentar, 'like' juga oke

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: