Indonesia Konek 5: Energi

Platform siap, link siap, informasi dan pengetahuan siap; semua siap namun tidak akan bisa berfungsi tanpa energi.

Terutama bagi warga yang tinggal di daerah pelosok, mana sudah terpencil, tertinggal, gelap pula. Semua upaya menutup kesenjangan informasi, sia-sia jadinya. Warga tetap hidup dalam kegelapan.

Tidak betul.

Sebuah jalan kini terbuka, terutama bagi warga yang tinggal di pesisir. Ada sekelompok anak muda menamakan dirinya T-Files (‘T’ kependekan technology),  sebagian telah lulus sebagian akan segera lulus sebagian masih berkuliah, yang memikirkan solusi dengan bergiat membuat pembangkit energi listrik memanfaatkan aliran air laut untuk mereka!

Bermodalkan semangat tinggi dan kemauan keras, menggunakan dana yang terhimpun seadanya dari para anggota, bekerja tanpa mengenal lelah, sebuah turbin akhirnya berhasil dibuat dan berputar saat air laut mengalami pasang-surut. Arus pasang-surut berkecepatan rendah sekitar 0,3-0,5 meter per detik, berpotensi membangkitkan energi listrik 5,000 watt. Wow.

Horee… listrik (akhirnya) masuk desa terpencil/tertinggal!

Biaya pembangkitan energi terbaharukan arus laut ini lebih ekonomis dibandingkan pembangkit jenis lain seperti sel surya (sel fotovoltaik) dan kompetitor terdekatnya, angin. Sinar matahari dan angin tidak selamanya tersedia, arus air laut ada sepanjang hari. (Ada masa arus “mati” di antara pasang dan surut beberapa jam.)

Pembangkit energi listrik percobaan masih dalam tahap uji coba di pulau Nusa Penida, di dekat Bali sana (foto). Sejumlah penyempurnaan perlu dilakukan, termasuk kemudahan bongkar pasang untuk pemeliharaan dan transportasi. Bagaimana pun keberhasilan ini membesarkan hati dan memberi harapan baru beroperasinya sistem akses informasi. Di samping itu, keberadaan listrik membuka banyak peluang baru lainnya seperti menjaga kedaulatan NKRI dengan memasang perangkat pemindai di pulau-pulau terluar hingga tak mudah begitu saja diaku, atau dicaplok, oleh negara jiran. Enak saja, ya.

Tentu turbin diinginkan juga bisa berputar di sungai dan danau. Selamat buat tim “gado-gado” yang kompak dari ilmu kelautan, mesin, fisika teknik, matematika, elektro, yaitu mbak Mita, Lisa, Rika, mas Lando, Lujeng, Titus, Digda, Rozik, Zetro, Surya, … dkk. lainnya.)  Bravo, T-Files!! Perjalanan baru saja dimulai, jadikan Indonesia konek, jadikan negeri maritim NKRI menyala! Jangan pernah menyerah, in harmonia progressio (kemajuan dalam keselarasan).

Artikel tambahan dapat dibaca di ePaper Kompas halaman 14 di rubrik Ilmu Pengetahuan & Teknologi, “Turbin Arus Karya Mahasiswa”.

Tagged with: , , , , , , , , , , , , , ,
Ditulis dalam Tak Berkategori

Silakan komentar, 'like' juga oke

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: