QuoteofTheDay 03 Charlie ‘Peanuts’ Brown

Charlie Brown adalah tokoh utama komik ‘baris’ (strip) ‘Peanuts’ dari Charles M. Schulz yang sangat terkenal di tahun 1950-an. Charlie Brown adalah contoh kisah ‘ketidakberhasilan’ di mana Charlie gagal hampir di semua pekerjaan yang dilakukannya.

Meski demikian Charlie Brown disayang oleh semua, seorang anak dengan keinginan besar dan pantang menyerah biarpun akhirnya gagal, karena kurang percaya diri “kenapa saya salah”, selalu cemas, dan”nasib sial”, dan sering dimanfaatkan teman-temannya.

Satu kisah sial adalah ketika Lucy teman perempuannya meminta Charlie menyepak bola yang dipegangnya; saat menyepak sekuat-kuatnya, tiba-tiba bola ditarik kembali sehingga Charlie melayang ke udara dan terjerembab ke tanah jatuh di atas punggungnya.


Sometimes I lie awake at night, and I ask, “Where have I gone wrong?” Then a voice says to me, “This is going to take more than one night.”
Terkadang aku terbangun di tengah malam, dan bertanya “Apa salah saya?” Lalu ada suara berkata ” Masih akan demikian, nantikan malam lainnya.”


That’s the secret to life . . . replace one worry with another.
Ini rahasia kehidupan… kecemasan silih berganti dengan kecemasan lainnya.


Don’t worry about the world coming to an end today. It’s already tomorrow in Australia.
Tak perlu cemas hari ini kiamat karena (bukankah) di Australia sudah besok.


If Santa Claus exists, he’s going to be too good to punish me, even if I am naughty. And if he doesn’t exist, I don’t have to worry, right? – Wrong, but I don’t know where.
Kalau Santa Claus ada, pasti akan menghukum saya dengan lembut kalau saya nakal. Kalau dia tidak ada, saya tak perlu cemas iya ‘kan? – Salah, tetapi saya tidak tahu salahnya di mana.


In the book of life, the answers aren’t in the back.
Di dalam buku kehidupan, jawabannya tidak dapat ditemukan di halaman akhir!


Snoopy (anjingnya Charlie):
My life has no purpose, no direction, no aim, no meaning, and yet I’m happy. I can’t figure it out. What am I doing right?.
Hidup saya tidak ada maksud, tidak ada tujuan, tidak ada arah, tidak ada arti, tetapi saya ‘hepi-hepi‘ saja. Saya tidak mengerti. Saya berbuat benar apa ya?


Yesterday I was a dog. Today I’m a dog. Tomorrow I’ll probably still be a dog. Sigh! There’s so little hope for advancement.
Kemarin saya anjing, sekarang anjing, besok mungkin juga masih tetap anjing. Ah! Tiada harapan akan ada perubahan.
 
The Peanuts Gang:

Atas:     Woodstock, Snoopy, Charlie Brown
Bawah: Franklin, Lucy van Pelt, Linus van Pelt, Peppermint Patty, Sally Brown

Situs: The Peanuts
 
 
 
Komik Baris:

(terbit 6 desember 1963)

“Kata Lucy, Santa Claus dikendalikan sindikat besar dari Timur?” Jangan percaya dia, itu ‘kan isu lama yang beredar beberapa tahun terakhir. ‘Nih ambil saya punya ..dia bersih. (Wuee..k!)

:

Tagged with: , , , , , , , , , ,
Ditulis dalam Tak Berkategori

Silakan komentar, 'like' juga oke

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: