Animasi Dengan Pan-Orbit-Zoom

animation using pan and orbitAsyiknya klip model pesawat posting kemarin, bisa ‘take-off‘ dan terbang! Hanya dengan memindah posisi pesawat di atas horison (cakrawala), simpan di ‘Scene’, dianimasi, sudah bisa memberi efek terbang. Gambar kiri diperoleh dengan ‘Pan’, gambar kanan dengan ‘Orbit’. Mana lebih bagus?
 


Gambar di atas hanya ilustrasi kasar. Animasi bisa halus; bagusnya lagi, animasi cukup dibangun 2 ‘Scene’ saja! Isi ‘Scene’ dengan adegan awal dan akhir yang tepat. Gunakan ‘Pan-Orbit-Zoom’ atau kombinasinya. SketchUp akan mengisi sendiri adegan peralihan atau transisi. Praktis sekali.

Efek terbang diperoleh dengan klik ‘Pan’ atau ‘Orbit’ dan menggerakan mouse ke arah vertikal. Arah horisontal? ‘Pan’ memberi kesan pesawat maju/mundur, ‘Orbit’ memberi kesan pesawat berputar. ‘Orbit’ adalah melihat obyek dengan cara mengelilingi atau mengitari pesawat. Tidak begitu nyata pada arah vertikal.

animation using zoomTool terakhir ‘sudut pandang’ atau View adalah ‘Zoom’. Rasanya kita semua tahu, ‘zoom’ berfungsi mendekatkan obyek. Gerakkan ke arah vertikal obyek akan membesar atau mengecil, ke arah horisontal tidak berpengaruh.
 
Tips: ‘Pan-Orbit-Zoom’ bisa dikendalikan penuh dari mouse. Untuk ‘Orbit’ tekan roda; untuk ‘Pan’ tekan roda dan tekan tombol kiri. Sangat praktis kalau terbiasa, kalau tidak tekan tombol [Shift]. Untuk ‘Zoom’, putar roda.

Klip video pesawat tinggal landas di posting kemarin, kita ulang kembali di sini, adalah hasil kombinasi gerak ketiga tool ‘Pan-Orbit-Zoom’ tadi (jangan lupa memadamkan sumbu di menu [View] – ‘Axes’). Klip, kita tambah dengan efek mendarat kembali alias ‘landing’.
 

 
Klip ‘take off’ ada 4 ‘Scene’, ‘landing’ 6 ‘Scene’. Pandai-pandai kita menentukan setiap adegan ‘Scene’ untuk mendapatkan tampilan yang realistik. Contoh klip ‘mendarat’: pesawat masih di atas (‘Scene 1’, Orbit), pesawat menyentuh bumi (‘Scene 2’, Pan, Zoom), pesawat melintas menuju terminal (‘Scene 3’, Pan, Zoom), pesawat parkir (‘Scene 4’, Orbit, Zoom), baling-baling berhenti (‘Scene 5′, Scene 6’). Coba amati, terlihat di klip?

Selesai ‘scene’, dianimasi. Jadi ‘deh. Untuk menjadi klip video, klik [File] – [Export] – ‘Animation’ (format ‘.avi‘). Tampilkan di presentasi kita. Wow!
 
:D   (tidak susah-susah amat, ya)

 

Tagged with: , , , , ,
Ditulis dalam Animasi, Media, Tutorial

Silakan komentar, 'like' juga oke

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: