Doodle Google Moog Synthesizer Yang Bikin Heboh

cara memainkan doodle moogDoodle ‘Moog’nya Google kemarin membuat heboh dunia!

Doodle ini untuk menghormati tokoh pencipta “mesin” penghasil nada elektronika untuk musik, Dr. Robert Moog.

Doodle ‘Moog’ bisa dimainkan dan ..direkam! Tiga puluh detik. Lumayan. Ada banyak tombol (19!) yang bisa kita atur untuk menghasilkan musik ‘elektronik’ yang tidak biasa, alias aneh, menurut telinga kita. Kalau ditata oleh ahlinya jadi musik bagus juga.

Sepertinya asyik dan menarik.. sayang ‘Moog’ sudah menghilang. Kalau masih tetap ingin mencoba, ‘Moog’ masih nangkring di situs doodlenya Google (laman baru).

Saya awam, jauh dari pemain alat musik apalagi ahli, tetapi boleh dong belajar cara memainkan alat ini. Berikut hasilnya, dibedah dalam bahasa awam dengan menghindari istilah teknis yang rumit. Bahasan tidak lengkap, seadanya, maklum nyontek kilat dari sana-sini.
 

Memainkan ‘Moog’

Pada dasarnya ‘Moog’ hanyalah sebuah panil setting untuk menghasilkan bunyi-bunyian dengan efek tertentu. Karena itu dinamai ‘synthesizer’. Meracik bunyi, bahasa gampangnya. Setelah bunyi jadi, keyboard akan merangkai nada-nada tadi menjadi sebuah musik indah.

Setiap tombol dapat di’set’ dengan mengklik tombol untuk mengaktifkan, kemudian klik lagi untuk mengubah-ubah setting. Selesai.

Gampang, ya.
 

Bunyi dan Keras Bunyi

moog oscillator volumeKelompok ‘Oscillators’ adalah kelompok sumber penghasil bunyi. Ada 3 sumber bunyi: merah, putih, biru. Tombol kiri mengatur tinggi-rendah nada. Klik tombol, pakai tombol ‘panah’ untuk mengubah setting. Kita set semua di ‘8’.

Tombol tengah berfungsi sebagai ‘garpu tala’ yaitu menyelaraskan bunyi nada. Ubah-ubah tombol sehingga bunyi nada keyboard ‘do’ benar-benar terdengar ‘do’. Kita set di ‘5’.

Tombol kanan berfungsi mengatur ‘warna bunyi’, dinyatakan dengan simbol geometri segi-tiga, gigi gergaji, segi-empat, pulsa (segi empat tipis). Bebas, buatlah masing-masing berbeda ..biar ramee.

Keras bunyi atau ‘volume’ setiap osilator diatur tombol volume di sebelah kanan dalam kelompok ‘Volume’. Juga bebas, tentukan sendiri keras bunyi yang diinginkan dari osilator masing-masing. Tombol besar adalah volume ‘induk’ atau master dari semua bunyi.

Memainkan tombol-tombol ini saja sudah menghasilkan bunyi yang unik (dan aneh). Seperti ini,

Filter

moog filterFilter atau menyaring, adalah proses membuat efek pada bunyi. Tersedia 6 efek ‘Moog’ yang dikelompokkan dalam ‘Filters’. Ada filter cut-off, pitch glide, contour, attack, decay, sustain. Hehe… istilah canggih yang sukar dimengerti bagi orang awam musik (seperti saya).

Filter ‘cut-off’ misalnya berfungsi meniadakan atau menghilangkan nada tinggi (‘treble’); filter ‘sustain’, nada berbunyi sepanjang tombol keyboard ditekan dan berhenti saat dilepas. Lupakan istilah canggih dan cobalah latih telinga kita mendeteksi efek bunyi yang terbentuk oleh tombol-tombol lainnya. Menarik!

Tips: untuk mendengarkan efek setiap tombol filter, matikan tombol filter lainnya (set di ‘0’).

Ada 2 babak, babak pertama nada yang sama dibunyikan dengan setting filter ‘cut-off’ yang berbeda. Babak ke dua, filter ‘attack’ saja, berikutnya ditambahkan filter ‘decay’ (terdengar suara lain di bagian belakang?), keduanya divariasikan panjangnya, dan terakhir adalah bunyi filter ‘sustain’. Efek ‘decay’ tertutupi dan tidak berpengaruh lagi.

Envelope

moog envelope amplop‘Amplop’? Pikirkan sebagai pengatur volume dari lemah ke keras dan kebalikannya, yang dapat diatur waktu atau durasinya. Tombol kiri atas (‘envelope attack’) misalnya, mengatur lama waktu sebuah nada mencapai volume maksimum sejak dibunyikan. Tombol tengah (‘envelope decay’), kebalikannya, mengatur lama waktu sebuah nada mencapai volume terpelan.

Tombol ‘envelope sustain’ mengatur lama waktu sebuah nada berbunyi. Pada filter ‘sustain’, nada dibunyikan selama keyboard ditekan; dengan ‘envelope sustain’ bunyi berhenti kalau waktunya habis meskipun keyboard tetap ditekan.

Dua bunyi pertama ‘envelope attack’ diset ‘0’. Nada berbunyi seketika (jangan terpengaruh bunyi ‘decay’ di belakangnya). Dua bunyi berikutnya ‘envelope attack’ diset untuk waktu tertentu.

Kalau ‘envelope decay’ dihilangkan (diset ‘0’) jadilah bunyi berikutnya. Sangat jelas bedanya. Di belakangnya adalah deretan bunyi dengan ‘envelope attack’ dan ‘decay’ dihilangkan.

‘Envelope sustain’ jelas ya, jadi tidak didemokan.
 
Beres sudah utak-atik ‘Moog’. Bunyi nada aneh sudah tercipta dan sudah dirangkai jadi sepenggal musik. Kita rekam.
 

Merekam

moog record rekamKita bisa merekam di 4 ‘kanal’ atau ‘track’ yang tersedia. Mulai dengan mengisi ‘track-1’ (paling kiri): klik jendela ‘meter’ ‘track-1’ (lampu menyala), klik tombol ‘Record’ (lampu menyala merah), mainkan musik, stop.

Ulangi mengisi track sisanya dengan efek musik lain. Beres. Putar!
Horee… musik ajaib jadi. Kita sudah jadi pencipta musik aneh memakai ‘Moog’ mini doodlenya Google!

Keluarkan habis kemampuan kita…
 

:D   (hehe.. klip audio masih karya orang lain, pustaka #2; cobalah memutar roda di samping keyboard)

 
Sumber contekan:
1.  Doodle Moog (laman baru)
2.  YouTube: Bob Moog Google Doodle Demonstration: How to use it!
3.  Google’s Moog Doodle: The Inside Story
4.  Challenge: Use The Moog Doodle To Play The ‘All Things Considered’ Theme
5.  Google’s Moog Doodle: Users Make Sweet Music (banyak contoh musik ‘Moog’)
 

Tagged with: , , , , , , , , , ,
Ditulis dalam Lain-Lain

Silakan komentar, 'like' juga oke

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: