Toko Online (2) — Catalogging Membuat Posting Produk

Dua cara membuat toko online di WordPress tema Twenty Eleven, menambahkan plugin TheCartPress (TCP), atau, memakai child theme Twenty Eleven khusus TheCartPress, ecommerce-twentyeleven.
 

Catalogging

Perkenalan ecommerce bagi pemula mungkin metoda pertama lebih cocok. Setelah plugin diaktifkan blog menampilkan 2 menu tambahan untuk berjualan, Catalogue dan Shopping cart. Kita akan catalogging yaitu membuat posting atau artikel khusus produk.

Catalogging sama caranya seperti membuat posting biasa, bahkan lebih mudah karena artikelnya ringkas, dilengkapi dengan sekumpulan data yang diperlukan baik kita sebagai penjual maupun pembeli (harga, berat). Kita coba.

Buka menu Product, (klik Product One), klik Add New. Buat artikel pendek keterangan atau deskripsi ringkas sebuah produk, misalnya seperti ini
 
uraian ringkas produk singkat, padat, menarik
Selesai?

Belum lagi, uraian produk belum lengkap. Harga, dimensi, dan berat adalah untuk kepentingan pembeli belum ada. Untuk kepentingan manajemen toko, pemasaran, dan layanan kustomer atau konsumen perlu data tambahan kode produk, ketersediaan atau stok, pemasok (supplier), kategori dan kata-bantu (tag) untuk memudahkan pencarian, tips dan trik penyajian produk di ‘katalog’ agar tampak menarik sehingga pembeli berminat dan bersedia membeli. Format lembar atau laman data tambahan produk seperti ini,
data tambahan produk
Kolom kiri adalah data produk untuk kepentingan pembeli, kolom kanan untuk kepentingan penjual. Informasi produk lengkap semua tersaji dalam 1 laman. Memudahkan proses monitoring dan evaluasi. Tidak susah-susah amat ya.
 

Tampilan

Preview — kalau artikel, data, gambar produk sudah siap, klik Preview. Horee… produk tampil (posisi gambar misalkan di kiri). Tampilan sangat mirip posting blog lengkap dengan komentar. Kalau komentar tidak diperlukan hapus tanda centang di kotak Allow comment paling bawah.

Jangan buru-buru Publish puaskan bereksperimen dulu. Centang sana, centang sini, lihat perubahan tampilannya. Amati posting blog ‘Hello world’ yang kesasar ikut tampil saat template untuk tampilan diganti oleh bukan ‘Default’.

Juga menarik diamati pemasangan gambar di luar artikel. Klik Set featured image, unduh gambar, klik Use as featured image. Klik ‘Preview’ …produk ada 2. Hapus gambar di artikel, klik ‘Preview’. Gambar kembali 1 tetapi di kanan(!) seperti gambar.

Tidak ada tombol untuk posisi gambar di laman data, berarti posisi kiri atau kanan tidak dikendalikan di laman ‘Product’. Nanti dicari dari mana.
 
Publish — sekarang boleh Publish. Tebak, mana posting ‘Product’? Di bawah menu ‘Catalogue’!

Cobalah tambah beberapa produk. Setiap produk punya laman data sendiri. Di ‘Catalogue’ produk disusun ulang dalam kotak-kotak (grid) dan tampilan diperkecil agar 1 laman ‘Catalogue’ bisa muat banyak.
 

Catalogue — coba kita intip laman ‘Catalogue’, tempat tayang semua produk. Ada kode seperti ini, [tcp_list id=”all_products”]. Mirip kode media player untuk memainkan berkas ‘.mp3’ atau ‘.avi’ di blog? Iya, dan kode disebut short code atau kode singkat.

Kode berisi instruksi kepada WordPress untuk menampilkan semua produk yang sudah selesai dibuat di ‘Catalogue’. Kita tinggal membuat laman produk sebanyak-banyaknya dan menyerahkan urusan tayang ke WordPress bersama TCP. Gampang sekali.
 
 
Kalau eksperimen ini dijalankan sungguh-sungguh, tampilan apa adanya seperti di atas bisa diterima, manajemen boleh diabaikan, maka toko ‘online’ kita sudah jadi. Cobalah uji dengan belanja lalu periksa belanjaannya di Shopping cart. Cocok? Horee.. fungsi toko sudah berjalan!

Belum sempurna. Produk di katalog tanpa judul, harga ditampilkan 2 kali, dan lainnya. Cek dan ricek sebelum toko ‘online’ diluncurkan. Pasti muncul banyak pertanyaan termasuk dimensi ideal gambar produk agar tampak jelas, terang, tajam. Gambar (foto) yang bagus merupakan salahsatu faktor penentu keberhasilan penjualan!

Kita coba dalami nanti di posting berikutnya. Tuntaskan eksperimen di laman ‘Product’ (coba tuliskan sesuatu di Excerpt dan lihat tampilannya).
 
πŸ˜€   (sudah jadi member forum TheCartPress 2 hari lalu, nama samaran rsetonaknik)

 

Tagged with: , , , , , , , , , , ,
Ditulis dalam Dunia Wirausaha, Toko Online, Tutorial
4 comments on “Toko Online (2) — Catalogging Membuat Posting Produk
  1. abi berkata:

    posting gambarnya dmn ya mas??

  2. hartinihartini berkata:

    hai apa kabar?saya mau tanya n minta tolong informasi nya,saya udah edit catalog tapi ga tau nih apa yang salah,ketika program di coba order produk,trus mau coba lagi di kolom produk nya masih ada angka 1 nya,aku harus edit apa yah?thanks

    • riosetoblog berkata:

      ‘1’ itu representasi ‘per piece’ (per buah) bukan menunjukkan stok.. begitu mbak. jangan diedit. shopping cartnya cocok ‘kan ya..

      kabar baik, salam πŸ˜€

  3. […] ada ‘window’ kecil di pojok kanan memperlihatkan jumlah belanjaan. Bandingkan tampilan Toko Online (2) – laman baru).   Isi ‘widget’ di sidebar nanti diganti informasi urusan […]

Silakan komentar, 'like' juga oke

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: