Menjelajah Tumblr Pertama Kali

Tumblr-logoBingung cara mengoperasikannya, sudah lama punya tapi tidak aktif, … begitu komentar yang masuk. (Terimakasih teman.) Ini bikin penasaran, ingin menggali Tumblr lebih jauh gara-gara komen ‘bentrok’ dengan fakta Tumblr yang melesat naik daun. Langsung saja ke ‘tkp’, inilah tampilan halaman depan http://www.tumblr.com:
Tumblr_Home
Logo, search, login, sign up… mana tombol navigasi lainnya? Ada di bawah, kecil, tersamar. Ini tidak seperti biasa yang kita kenal, pantas bingung. Gambar di halaman depan juga hanya sebentar, digantikan kehadiran posting baru berikutnya. Eksentrik!

Asyik, boleh juga nih. Oke, coba sign up, isi beberapa posting. Ini dia dashboard versi Tumblr,
Tumblr_Dasbor
Di (1) ada home, mail masuk, help, setting, logout; (2) kita mau ‘ngomong’ (posting) apa — teks, foto, kata indah (quote), … dst.; (3) blog yang saya ‘follow’ (ada 2), omongannya diposting di sini!

Di samping, (4) blog kita dan posting kita, (5) blog yang kita ‘follow’ dan blog lainnya, (6) posting terakhir blog orang. Kalau tertarik atau suka silakan di’follow’, ‘reblog’, dan ‘like’ (simbol hati).

Tumblr selesai. Eh, cuma segitu?

Cara memainkan?

Belum terlalu faham maklum baru pertama kali. Tumblr mempromosikan posting kita (contoh foto pengantin) di 2 tempat, di domain utama Tumblr http://www.tumblr.com yang tayang cuma sebentar, dan di subdomain ‘rioseto.tumblr.com’ seperti ini (klik),
Tumblr_Alternatives
Menemukan situs kita, sama dengan mencari satu blog dari sekian puluh juta blog Tumblr sedunia. Kategori dan tag memegang peran (sangat) penting agar situs kita bisa ditemukan melalui ‘search’. Pintar-pintar memilih tag.

Ada yang cerdas memainkan Tumblr. Kontennya sama sekali bukan hasil sendiri melainkan kumpulan reblog posting orang lain. Cari sejumlah blog bagus, klik ikuti (follow), posting membanjiri dashboard kita, seleksi, ketemu posting bagus, klik suka (like), lalu reblog. Sah. Tak pusing harus bikin posting sendiri, tak harus pintar bahasa inggeris, atau jago motret, atau jago masak.

Kesimpulannya, di Tumblr tak perlu bikin posting panjang, pendek saja seperti Twitter atau Facebook. Mestinya tidak terlalu susah. Dan cepat. Mungkin ini yang mendongkrak popularitas Tumblr.

Sekarang berani coba Tumblr ya.
 
:D  (posting ini mau mirip Tumblr, di follow / reblog / like? silakan, hehe..)
 

Tagged with: , , , , , , , ,
Ditulis dalam Lain-Lain, Wawasan
6 comments on “Menjelajah Tumblr Pertama Kali
  1. Asyalia mengatakan:

    Ohm rio…
    Saya udh punya dan udah posting. Meski baru 2 postingan He He

    Saya mau tanya gimana caranya kita bisa tahu siapa yang ngeLike postingan kita

    Trus gimana cara agar tau berapa jumlah Like di tiap postingan kita?
    Mohon infonya yaa
    Terimakasih…

  2. Erit07 mengatakan:

    Sya malah gak pernah bka tumblr. .

  3. Larasati mengatakan:

    makasih om Rio, lebih jelas neh🙂

Silakan komentar, 'like' juga oke

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: