Roadmap Monetisasi

2010 Januari 5

waduuh… maaf berat nih buat teman-teman yang sudah setia menunggu! tahun baru saja sampai lupa, minta ijin sekarang untuk mengucapkan “Selamat Tahun Baru 2010!”, ya. tidak sempat posting begitu lama karena blog akan berubah aliran dari serba-serbi teknologi ke monetisasi. sistemnya belum dikuasai betul jadi kutak-katik dulu.”

‘Roadmap’

Menurut pengamatan selama ini, ajakan memonetisasi blog atau situs biasanya adalah menjalankannya langsung. Tidak perlu persiapan apa-apa, cukup ikuti instruksinya saja dan voila… bisnis berjalan dengan sendiri, kita dapat duit sekian juta dalam sehari! Horee.. (iri juga). Syukur, semogalah tetap begitu dan terus berjaya.

Tidak diceriterakan apa yang terjadi saat pemasukan mulai menurun tak sesuai harapan. Cemas, tak tahu harus berbuat apa. Kita menjalankan sebuah bisnis yang belum dimengerti betul. “Ruh” atau semangat bisnis masih tertinggal karena terlalu mengandalkan ‘otomatis’.  Sementara jumlah pesaing meningkat terus dan mereka berhasil karena lebih trampil, lebih berpengetahuan.

Melihat ini muncul gagasan membuat sebuah roadmap (peta jalan, lihat gambar). Peta ini menggambarkan perjalanan bisnis menuju sasaran dengan alur pikir sederhana saja, start = “tidak punya” duit dan finish = “punya” duit. Cling.. duitnya ada dan terlihat di sana. Belum bisa diambil! Masih impian yang ingin diwujudkan.

Menggunakan peta jalan sebagai perumpamaan (analogi), banyak pelajaran yang bisa kita petik. Kita dihadapkan kenyataan ada beberapa pilihan jalan. Jalan lurus, lebih pendek, tetapi harus bekerja luar biasa keras (memperbaiki jalan, menggali terowongan). Salah memilih jalan, tersesat masuk laut! Atau, tersesat di kota yang padat dan harus membuat jembatan. Ada jalan lain yang sepertinya lebih aman, lebih panjang dan berliku, eh, masih ada kemungkinan terjebak juga…

Jalan mana?

Bebas. Jalan menggambarkan besar “investasi” kita, waktu, energi, dan materi yang akan kita pertaruhkan agar menjadi trampil dan berpengetahuan di dalam mempercepat mewujudkan impian. Mereka yang suka tantangan akan memilih jalan lurus; yang kurang suka jalannya melambung sedikit, dan yang tidak suka melambung jauh. Disini letak perbedaan “ruh” atau semangat wirausaha atau entrepreneur itu.

Kendaraan kita adalah blog; kita pemilik blog, terserah kita ke mana blog akan dibawa atau diarahkan, jalan mana yang akan ditempuh, yang penting harus tiba di sasaran. Titik.

Secepatnya.

:D

(bersambung)

Menggali Potensi Ekonomi Blog 2010, Monetisasi!

2009 Desember 29

Gara-gara komentar bluethunderheart dan zulhaq atas posting telepon seluler berpotensi ekonomi kemarin, dan rekan-rekan lain yang memang berjiwa entrepreneur antara lain kunilkuda yang berdomisili di Singapur (terimakasih Kunil), mengilhami saya menciptakan blog baru untuk komersialisasi di tahun 2010.

Mengapa tidak?

Penasaran. Blog tanpa terasa sudah menginjak 7 bulan. Blog di awal didorong rasa ingin tahu besar tentang dunia “blog”. Mana tahu perilaku blog kalau tidak dicoba? Masih ragu sesungguhnya pengetahuan tentang blog dan IT benar-benar nihil. Minimalis. Setan juga menggoda dari kiri dan kanan, tidak perlu, tidak usah, jangan, blog hanya buang-buang waktu, hanya untuk suka-suka atau hura-hura…

Ah, masa iya. Berpikir postif dan tidak percaya, 3 bulan jalan-jalan ke blogosphere. Bohong, banyak blog Indonesia bagus mengalahkan blog global. Saya kagum dengan satu blog tutorial tutorialgratis.net yang berhasil menarik 1,6 juta hits hanya kurang dari 24 bulan! Wow. Ini membangkitkan semangat, belajar dari suhunya situs ini, keraguan pun hilang dan dengan sedikit paksaan akhirnya lahirlah blog ini. (Terimakasih mas Oka.) Sebuah blog eksperimen untuk mengasah ketrampilan dan menguji kemampuan diri berkomunikasi melalui tulisan. Topik? Tak penting. Apa pun jadilah. Inilah blog itu, masih acak-acakan bak gado-gado. Memang…

Menggunakan waktu tersisa selama itu, sedikit demi sedikit misteri blog terkuak. Aha, rupanya blog, blogging, blogger itu begitu ya. Banyak pernak-perniknya pantas susah difahami tetapi di mata saya, inilah seni! Otak jadi bercabang memikirkan posting materi dan memahami mekanisme blog yang cuma bisa diikuti tanpa mengerti. Penjelasan posting di forum dan blog, atau buku cetak dan e-book, saya amati hanya ditujukan bagi pakar dan bukan solusi yang saya cari. Mana untuk pemula seperti saya?

Apa boleh buat, terlanjur bubur sudah jadi nasi, eh, terbalik. The show must go on, jalan terus, tekuni saja sebisa-bisa.

Terimakasih teman-teman komentator, sejak lahirnya blog hingga hari ini, telah membangkitkan tekad saya menerima sebuah tantangan membuat blog baru, blog eksperimen ke dua yang (harus) berhasil memperoleh penghasilan tambahan. Posting nanti akan berisi banyak artikel tentang proses perjalanan mencapai ke sana. Dimulai dengan survai pasar dan membangun blog WordPress sendiri.

Tahun 2010 tinggal 3 hari lagi! (Sedang memahami monetisasi.)
:D

Potensi Ekonomi Produk Adonan “Hi-Tech” Kita

2009 Desember 23
oleh rioseto

Ada-ada saja, produk adonan apalagi ’sih? Lanjutan posting sebelum ini mengantisipasi banjir produk ponsel yang sebentar lagi  menggenangi pasar kita. Anugerah atau musibah?

Beli terus pakai terus kalau rusak atau bosan, buang. Enak sekali. Jadilah (gunung) sampah! Pemborosan, mentang-mentang murah.

Wah, ini musibah.

read more…

Mother How Are You Today?

2009 Desember 22
tags: , , , , ,
oleh rioseto

Mother, how are you today? Here is a note from your daughter.
With me everything is ok. Mother, how are you today?

Mother, don’t worry, I’m fine. Promise to see you this summer.
This time there will be no delay. Mother, how are you today?

I found the man of my dreams. Next time you will get to know him.
Many things happened while I was away. Mother, how are you today?

read more…

Akhir Pekan: Buat Lotek* Siap Saji 30 Menit

2009 Desember 21
oleh rioseto

*“Lotek” adalah makanan sehat yang sangat terkenal asal sunda (jawa barat); di jawa tengah dan timur orang menyebutnya “pecel”, di daerah lain pecal ‘kali ya. Lengkap, ada sayur mentah, tahu, tempe, toge, kacang panjang, disiram saus kacang. Pedas! Sadep, eh sedap!

Membuat lotek semua orang bisa. Ada “lotek” baru yang semua orang juga bisa dan mudah membuatnya dalam sekejap. Yah, sekitar 30 menitlah. Perlu 4 langkah saja untuk membuatnya, ” ting-ting-pat-rat” alias printing – guntinglipatrekat.  Selesai, dan jadi deh “lo-tech” kita. Kita beri nama, Dodecagon.

Silakan sajikan cantik di atas meja…

Dodecagon-1 warna, bah.inggeris
Dodecagon-2 hitam-putih, bah.indonesia

Selamat berakhir pekan, sambil menikmati “lotek” Dodecagon buatan sendiri!

Tahun 2010 tinggal sedikit hari lagi…

Free trade? Siapa takut, Kita Punya “TTS”!

2009 Desember 19

Sebentar lagi ada banjir jenis baru ikut meramaikan musim banjir di negeri ini. Kesepakatan perdagangan bebas (free trade) yang segera diberlakukan 1 Januari 2010 akan membuat produk Cina berlimpah ruah membanjiri pasar kita. Banjir biasa sudah cukup menyusahkan kita, perlukah bertambah dengan banjir produk ini?

read more…

Download Kalender 2010 Di Sini (H-8)

2009 Desember 17
oleh rioseto

Menghitung hari

Menghitung hari sejak hari ini 14, 13, 12, 11, … 4, 3, 2, 1, detik 7, 6, 5, 4, 3,  2, 1… dan bum, bum! Orang bertepuk tangan bersorak gegap gempita, telinga pekak oleh tiupan terompet dan letusan petasan, mata terpana oleh byar gebyar cahaya kembang api di langit atas sana. Semua bersuka cita menyambut tahun baru. Bulan (purnama!) tersenyum, mengiyakan warga dunia segera mewujudkan keinginannya, kesehatan lebih baik, karir lebih baik, cinta lebih baik, ekonomi lebih baik… semua yang baik-baik, lebih baik. (Kalau saja bulan bisa ‘ngomong, purnama dua kali di Januari!)

read more…